news

Carut Marut Dana Publikasi di Dinas Pariwisata OKU Selatan Pada Event Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019

penulis: Admin | 11 November 2019 14:39 WIB
editor: admin


Carut Marut Dana Publikasi di Dinas Pariwisata OKU Selatan Pada Event Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019
Carut Marut Dana Publikasi di Dinas Pariwisata OKU Selatan Pada Event Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019

OKU Selatan, KejarFakta.co - Event berskala internasional Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019, telah selesai digelar pada Sabtu (09/11/3019) lalu. Namun, even setingkat Internasional itu meninggalkan kesan yang kurang sedap di kalangan awak media yang meliput kegiatan tersebut.Pasalnya, anggaran untuk publikasi acara tersebut diduga ada kongkalikong di pihak panitia pelaksana. Bahkan setelah acara digelar, transparansi anggaran ke media tidak jelas.

Perihal tersebut tentunya membuat kecewa para awak media yang meliput langsung saat itu, tidak transparan anggaran untuk publikasi ini bukan kali pertama. Termasuk anggaran saat Festival Danau Ranau (FDR) beberapa waktu lalu.

"Bagaimana mau maju Pariwisata di Kabupaten ini kalau dengan awak media saja seperti ini.Padahal keberadaan media sangat dibutuhkan dalam mempromosikan wisata dalam event itu, akan lebih indah jika dinas terkait menjalin komunikasi yang baik dengan awak media" ungkap HN, salah seorang pewarta dari situs media Online, saat meminta klarifikasi di Disparbud, Senin (11/11/2019)

Lebih lanjut dijelaskan dia, pihaknya sudah mendapat informasi jika anggaran publikasi dalam event itu tidak jelas dan mengedepankan media tertentu saja.

"Katanya event Internasional, tetapi kegiatannya terkesan dipaksakan. Lihat saja sendiri saat acara. Seperti kegiatan antar kecamatan saja,"tambah saudara HN.

Diketahui seusai acara para awak media online datang ke kantor Dinas Pariwisata Oku Selatan,mempertanyakan dana publikasi. Alhasil hanya bertemu dengan staf biasa, sedang kan PPTK beserta Kabid tidak berada di tempat.

Saat beberapa kali dihubungi melalui telepon seluler Devi selaku PPTK dan Junaidi selaku Kabid nya tidak aktif.

Dikatakan" Saya hanya menjalankan perintah, dan tidak bisa memutuskan pak" ujar salah satu Staf Dinas Pariwisata yang enggan disebut namanya.(Imroni)

Tag : #Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2019#Dinas Pariwisata OKU Selatan