news

DLH OKU Miliki Mesin Pencacah Sulap Sampah Menjadi Pupuk

penulis: Admin | 4 September 2019 17:01 WIB
editor:


DLH OKU Miliki Mesin Pencacah Sulap Sampah Menjadi Pupuk
DLH OKU Miliki Mesin Pencacah Sulap Sampah Menjadi Pupuk

Baturaja, Kejarfakta.co - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memiliki mesin pencacah berbahan bakar solar yang dapat menyulap sampah organik menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman.

"Pupuk kompos ini bisa berbahan dasar dari sampah organik berupa dedaunan, rumput, sisa hasil pertanian, sayuran dan kotoran hewan," kata Kepala DLH Ogan Komering Ulu, Slamet Riyadi di Baturaja, Rabu.

Menurut dia, pupuk kompos bisa menjadi solusi yang bijak karena selain dapat mengurangi dampak sampah organik juga memiliki manfaat yang lebih dan sehat dari pada pupuk kimia.

Cara membuat pupuk kompos ini, menurutnya dengan menyiapkan bahan-bahan dari sampah dedaunan atau sisa hasil pertanian dan sampah sisa rumah tangga lainnya kemudian diolah melalui mesin pencacah tersebut.

"Lalu dicacah sampai dua kali hingga halus," ungkapnya.

Setelah dicacah, lanjut dia bahan dasar tersebut dicampur dengan sedikit air dan bahan bakteri EM4 plus serta sedikit gula kemudian diaduk hingga lembab.

"Selanjutnya, masukan bahan pupuk ke dalam wadah seperti plastik kemasan lalu tutup rapat dan dimasukkan ke dalam tanah sedalam sekitar satu meter untuk digunakan setelah difermentasi selama kurang lebih satu bulan," jelas dia.

Supaya prosesnya lebih cepat, dia menyarankan agar bahan pupuk tersebut rutin dibolak balik dalam proses pembuatannya dan diberi sedikit air untuk menjaga kelembabannya.

"Caranya mudah sekali dengan manfaat yang sangat luar biasa," ujarnya. (Rudi/Ant/ahsan)

Tag : #Ogan Komering Ulu#Baturaja#Dinas Lingkungan Hidup