news

Ini Klarifikasi Kades Pulau Beringin Soal Berita di Salah Satu Media

penulis: Admin | 23 July 2020 16:04 WIB
editor:


Ini Klarifikasi Kades Pulau Beringin Soal Berita di Salah Satu Media
Ini Klarifikasi Kades Pulau Beringin Soal Berita di Salah Satu Media

Oku Selatan,KejarFakta.co - Seperti diketahui bahwa pada beberapa hari yang lalu, bahwa ada puluhan warga Desa Pulau Beringin Kecamatan Pulau Beringin Kabupaten Oku Selatan Mendatangi Kantor Camat Pulau Beringin dengan maksud melaporkan Kepala Desanya, yang bernama Haidi Makmun.

Kedatangan warga tersebut diterima oleh Camat Pulau Beringin Putra Jaya, dalam laporannya warga mengatakan kepada sang camat dihadapan awak media  bahwa Kepala Desa Pulau Beringin telah melakukan korupsi anggaran Dana Desa 2019.

Warga yang dikomandoi oleh Edison yang merupakan salah seorang rival Haidi Makmun saat masa pemilihan kepala Desa tahun 2015 silam mengatakan, dihadapan Camat dan awak media bahwa pada tahun 2019 dari anggaran Dana Desa akan di bangun Los kalangan/pasar sebanyak 6 unit tetapi ternyata hanya dibangun oleh kepala Desa hanya 5 unit. Dan masih dari anggaran Dana Desa tersebut akan di bangun 100 unit Jamban, warga tetapi hanya dibangun 90 unit oleh kepala desa.

Secara terpisah Kepala Desa Pulau Beringin Haidi Makmun saat dikonfirmasi mengatakan, terkait pernyataan dari warga tersebut dia selaku Kepala Desa akan mengklarifikasi melalui tiga media yaitu Media online Kejar Fakta.co, media cetak Harian Oku Selatan dan media elektronik TV one, Kamis (23/7/20), Haidi Makmun mengatakan,"Awal nya memang akan di bangun 6 unit los kalangan, 5 los kalangan di bangun berjejer. Sedang kan 1 unit los pasar dibangun melintang sesuai keadaan lokasi tanah. Dan tempat pembangunan los kalangan tersebut berasal dari hibah warga, sekitar lokasi pasar tetapi dikhususkan untuk pasar.

Disaat tukang akan menggali pondasi los kalangan, yang melintang tiba-tiba di halangi oleh seorang warga bernama Sustri yang merupakan anak dari salah satu penghibah dulu, dan mengaku selaku pemilik tanah yang akan dibangun 1 unit los tersebut," Jelas Haidi

Begitu kepala Desa Pulau Beringin mengetahui permasalahan tersebut lalu kepala Desa mendatangi warga tersebut, dengan maksud mempertanyakan kenapa dia menghalangi.

Menurut warga, bahwa tanah ukuran 3 meter x 18 meter tersebut merupakan kepunyaan kakeknya dengan maksud tidak mau ribut dengan warga yang mengklaim tanah tersebut,  maka Kepala Desa Haidi Makmun mengurungkan pembangunan 1 unit los pasar itu, lalu kepala Desa menghubungi Pendamping Desa Untuk berkoordinasi, mengenai permasalahan tersebut.

“Jadi yang di bangun hanya 5 unit los kalangan, dan mengenai 1 unit los kalangan yang tidak jadi di bangun tersebut maka kepala Desa pulau beringin mengembalikan ke kas negara melalui rekening desa senila Rp.46.240.370,' Dengan dibuktikan tanda bukti setoran.dan dana yang dikembalikan  tersebut menjadi Silpa Dana Desa,” ungkapnya.

Sedangkan terkait MCK yang dipermasalahkan oleh warga yang katanya, hanya di bangun 90 unit, namun atas pengakuan dari kepala Desa pulau beringin itu tidaklah benar. “Yang sebenarnya di bangun berjumlah 104 unit dan itu bisa dibuktikan,” tegasnya.

Kepala Desa Pulau Beringin dengan adanya pengaduan warganya itu, merasa terhakimi di depan umum yang tanpa konfirmasi sebelumnya dengannya selaku kepala desa untuk itu selanjutnya Kepala Desa akan menempuh jalur hukum.

Camat Pulau Beringin Putra Jaya juga sudah memanggil Kepala Desa Haidi Makmun, untuk meminta penjelasan terkait laporan warga, “dan Kepala Desa sudah menjelaskan mengenai pembangunan los kalangan dan jamban tersebut serta kepala Desa sudah menunjukkan bukti-bukti, penyetoran dana ke kas negara untuk satu unit los kalangan yang tidak jadi di bangun tersebut,” Tandas Camat. (Imroni)

Tag : #Oku Selatan#Kecamatan Pulau Beringin